"...dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat serta pertolongan Allah.
Sesungguhnya tidak berputus asa dari rahmat dan pertolongan Allah itu melainkan
kaum yang kafir"
(Yusuf:87)
실망하면 안돼구 포기하면 절대로 안됀다 애들아~! ^^,
Dengan Nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Pengasihani "Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran." (103:1-3)
Saturday, June 9, 2012
Wednesday, May 30, 2012
Pentingnya keputusan secara berjemaah
Adakah dikira berdosa
bila saya menyalahi pandangan Jamaah?
Dalam situasi IM diserang dgn begitu dahsyat di Mesir sekarang, saya minta penjelasan utk menenangkan hati saya: Adakah saya dikira berdosa bila saya memilih calon IM sekalipun saya tahu bahawa di sana ada calon yang lebih layak daripadanya. Ini bukan pendapat peribadi saya sahaja, bahkan ia merupakan pendapat sekelompok mereka yang ikhlas (bukan drp IM). Soalan saya bukan khusus kepada isu pemilihan presiden sahaja, bahkan termasuk juga pemilihan2 yang lain juga.
Penanya: Ahmad Mahmod drp Mesir
Dalam situasi IM diserang dgn begitu dahsyat di Mesir sekarang, saya minta penjelasan utk menenangkan hati saya: Adakah saya dikira berdosa bila saya memilih calon IM sekalipun saya tahu bahawa di sana ada calon yang lebih layak daripadanya. Ini bukan pendapat peribadi saya sahaja, bahkan ia merupakan pendapat sekelompok mereka yang ikhlas (bukan drp IM). Soalan saya bukan khusus kepada isu pemilihan presiden sahaja, bahkan termasuk juga pemilihan2 yang lain juga.
Fatwa oleh: Dr Ahmad Zayid (Prof Univ Al-Azhar)
Hukum Allah Ta’ala dan undang-undangNya menyatakan bahawa
‘tangan’ Allah Ta’ala, keberkatan, bantuan dan taufiqNya bersama-sama dengan
jamaah.
Allah Ta’ala berfirman: “Dan berpeganglah kamu semua dengan
tali Allah dan janganlah berpecahbelah”. “Dan jangan kalian berbantah-bantah,
nanti kalian akan menemui kekalahan..”.
Maka nyatalah bahawa Allah swt bersama-sama jamaah, Allah
akan memperbetulkan pandangan jamaah dan akan menperkuatkan keazamannya. Kita
telah belajar daripada agama ini bahawa pandangan seorang sekalipun dia seorang
yang pintar tidak akan sama seperti pandangan jamaah dari segi kewibawaannya;
kerana kemampuan jamaah dalam membuat keputusan jauh lebih hebat daripada yang
dimiliki oleh seorang peribadi. Penanya telah mengandaikan suatu yang tidak
logic dan ia bertentangan dengan kewarasan akal, reality dan syara’.
Maka saya mengajak al-akh yang bertanya supaya jangan
mengandaikan dirinya betul dan sempurna dan jamaah salah dan lemah.
Beriltizamlah dengan jamaah kerana jamaah tidak akan memilih selain calon yang
terbaik dan berkemampuan. Mengandaikan sesuatu selain itu adalah satu kesilapan
dan bertentangan dengan reality, syara’ dan hukum baiah kamu yang meminta kamu
tidak menyanggahi pilihan jamaah selagimana ia tidak menyuruh dalam perkara
maksiat.
Lagipun “bersepakat dalam suatu isu yang hukumnya lemah itu
lebih baik daripada berpecah dalam isu yang hukumnya kuat” kerana berpecah itu semuanya buruk.
dari facebook IKRAM, 25 May
dari facebook IKRAM, 25 May
Thursday, May 24, 2012
وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ وَلا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَلا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا
"Dan bersabarlah kamu bersama dengan orang-orang yang menyeru Rabbnya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas"
(QS. 18:28)
Oh Allah.. dlm setiap situasi, ternyata kau telah tetapkan cara yang sebaiknya utk dilakukan. cumanya aku yang perlu mujahadah utk menurut perintahMU..
Tuesday, May 15, 2012
maybe i need to let the past go so that i can continue and focus on the present
and actually, i already decided to let it go :)
“The truth is, unless you let go, unless you forgive yourself, unless you forgive the situation, unless you realize that that situation is over, you cannot move forward.”
― Steve Maraboli, Life, the Truth, and Being Free
and actually, i already decided to let it go :)
“The truth is, unless you let go, unless you forgive yourself, unless you forgive the situation, unless you realize that that situation is over, you cannot move forward.”
― Steve Maraboli, Life, the Truth, and Being Free
Tuesday, March 6, 2012
Umar bin al-Khathab r.a berkata " Tali islam akan terburai sedikit demi sedikit bila orang yang tumbuh didalam Islam tidak mengenali jahiliyah"
orang yang tumbuh dalam kebaikan namun tidak mengetahui hal lain, mungkin saja ia tidak memiliki pengetahuan tentang kemungkaran dan bahayanya, lain halnya dengan orang yang mengetahui.
kerana itulah keimanan dan jihad para sahabat lebih besar daripada generasi setelahnya. Hal ini disebabkan kesempurnaan pengetahuan mereka terhadap kebaikan dan keburukan serta kesempurnaan cinta mereka terhadap kebaikan dan kebencian mereka terhadap keburukan.
-buku Wisdom of Luqman el-Hakim, "12 cara membenteng kerusakan akhlak", Ibrahim Abdul Muqtadir.-
orang yang tumbuh dalam kebaikan namun tidak mengetahui hal lain, mungkin saja ia tidak memiliki pengetahuan tentang kemungkaran dan bahayanya, lain halnya dengan orang yang mengetahui.
kerana itulah keimanan dan jihad para sahabat lebih besar daripada generasi setelahnya. Hal ini disebabkan kesempurnaan pengetahuan mereka terhadap kebaikan dan keburukan serta kesempurnaan cinta mereka terhadap kebaikan dan kebencian mereka terhadap keburukan.
-buku Wisdom of Luqman el-Hakim, "12 cara membenteng kerusakan akhlak", Ibrahim Abdul Muqtadir.-
Subscribe to:
Posts (Atom)