Pages

Tuesday, June 7, 2011

Biar mulut diam dan akhlak berbicara

Barang siapa yang banyak perkataan nya, nescaya banyak lah silap nya.
Barang siapa yang banyak silap nya, nescaya banyak lah dosa nya.
Barang siapa yang banyak dosa nya, nescaya neraka lebih utama bagi nya
Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, maka hendak lah ia berkata yang baik atau diam.
Barang siapa diam maka ia terlepas dari bahaya.
(Abu Naim)(Bukhari dan Muslim)(At-Tarmizi)

BANYAK DIAM TIDAK SEMESTI NYA BODOH,
BANYAK CAKAP TIDAK SEMESTI NYA CERDIK,
ORANG CERDIK PENDIAM LEBIH BAIK DARI ORANG BODOH YANG BANYAK CAKAP,
MENASIHATI ORANG YANG BERSALAH TIDAK SALAH,
KALAU ORANG MENGHINA KITA, BUKAN KITA TERHINA,
YANG SEBENAR NYA ORANG ITU MENGHINA DIRI NYA SENDIRI.

HIKMAH DIAM
1. Sebagai ibadah tanpa bersusah payah
2. Perhiasan tanpa berhias
3. Kehebatan tanpa kerajaan
4. Benteng tanpa pagar
5. Kekayaan tanpa meminta maaf kepada orang
6. Istirehat bagi kedua malaikat pencatat amal
7. Menutupi segala aib

Diam bukan bermakna sombong,
Jadi kita di nasihat kan hendak nya kita banyak berdiam (berzikir di dalam hati) dan Senyum selalu ... kerana senyum itu adalah satu sedekah,
Bicara yang baik adalah lambang hati yang baik dan bersih yang bergantung kepada kekuatan iman pada diri manusia.

http://www.facebook.com/prof.m.ali

No comments:

Post a Comment