Pages

Thursday, June 16, 2011

Karakteristik Peribadi Mulia (Part 4)

KEEMPAT : SENYUM ATAU BERMANIS MUKA

Senyum adalah suatu kebajikan dan sama dengan ibadah sedekah. Rasulullah saw sangat menganjurkan umatnya agar murah senyum atau bermuka manis. Kemanfaatan senyum dapat kita rasakan tatkala melihat keramahan orang lain pada kita.

Sebaliknya, sukakah kita melihat orang bermuka masam terhadap kita?

Rasulullah saw bersabda :

“Kamu tidak dapat meratai (memberi semua) manusia dengan harta-hartamu, tetapi hendaklah bermanis muka dan perangai yang baik dari kamu meratai mereka.” (HR Abu Ya’la)

KELIMA : SABAR

Bersabar dalam pergaulan adalah sifat mukmin sejati. Dalam bergaul, kita menemui ramai manusia dengan berbagi ragam, watak dan perilakunya :

a. Ada yang menyenangkan.

b. Ada pula yang menyusahkan.

Terhadap yang tidak menyenangkan, kita disuruh bersabar menghadapi sikap mereka.

“Mukmin yang bergaul dengan manusia dan sabar atas gangguan mereka lebih baik daripada yang tidak bergaul dengan manusia dan tidak sabar atas gangguan mereka.” (HR Ibnu Majah dan Tirmizi)

Imam Al-Ghazali berkata :

“Sabar adalah suatu keadaan mental dalam mengendalikan nafsu yang tumbuhnya adalah atas dorongan ajaran agama”.

Menurut Nabi saw, ada beberapa tingkatan sabar iaitu :

1. Sabar dalam menghadapi musibah.

2. Sabar dalam mematuhi perintah Allah swt.

3. Sabar dalam menahan diri untuk tidak melakukan maksiat.

Sabar yang pertama merupakan tingkatan kesabaran yang terendah, yang kedua merupakan tingkatan pertengahan dan yang ketiga merupakan tingkatan kesabaran tertinggi. (HR Ibnu Abi Ad-Dunia)

No comments:

Post a Comment